Rizki Pristiwanto Rizki Pristiwanto Author
Title: KAMBING UNIK VS PEREMPUAN PARUH BAYA MENGAMBANG DI SELOKAN
Author: Rizki Pristiwanto
Rating 5 of 5 Des:
infowargasitubondo.com - Kemarin, Rabu 17 Februari 2017 minimal ada dua peristiwa yang menggemparkan warga Situbondo via IWS (Info Warga Sit...

infowargasitubondo.com - Kemarin, Rabu 17 Februari 2017 minimal ada dua peristiwa yang menggemparkan warga Situbondo via IWS (Info Warga Situbondo), yaitu postingan dengan akun fb Rohim Zteipe Zetiaa yang menginformasikan tentang kambing yang lahir unik (kelainan fisik) di desa Kelampokan Kec. Panji dengan diskripsi: anak kambing tersebut memiliki 3 mata, 2 mulut dan 2 hidung dalam satu wajah. Postingan ini mampu mencuri interest warga IWS hingga di like 300 dan 36 komen serta 8 di bagikan.

Yang kedua, update status yang tak kalah hebohnya adalah informasi gambar atau foto seorang perempuan tua yang tengah mandi di jalur irigasi persawahan, di mana kabar tersebut di upload oleh akun fb Poktan Muja. Diskripsinya sangat singkat dan seakan tidak berhubungan dengan beberapa gambar di bawahnya. "Jika ada yang kenal dengan perempuan ini, saya tunggu di desa Trebungan Kec. Mangaran" lalu dibawah tulisan tersebut ada sekitar 4 gambar dari beberapa sudut yang menunjukkan ada perempuan tua yang hanya memakai beha, dari atas perut hingga rambut terlentang di permukaan air yang kanan kirinya penuh rumput. Meskipun dalam postingan sensasional tersebut sama sekali tidak ada tulisan atau kata yang mengarah pada tindakan kriminalitas, pembunuhan, korban, mayat dan kata sejenisnya, ternyata efek hebohnya sungguh diluar dugaan.

Dari masyarakat biasa, RT, RW, tokoh masyarakat, kepala desa, hingga polsek dan kodim dibikin penasaran. Dan lucunya si pemosting status yang sesaat setelah ketemu obyek sampai dirumahnya langsung mematikan hapenya lalu tidur tanpa perasaan bedosa telah bikin berbagai kalangan kalang kabut untuk memastikan kebenaran "dugaan dan persepsi atau issu panik" yang berkembang di masyarakat. Si pemosting bangun saat ada tamu yang salasatunya sangat dikenalnya berkunjung ke rumahnya. Dia cukup kaget setelah mendapat penjelasan dari kedua tamunya tersebut yang tak lain adalah "petugas" dari polsek dan kodim.

Setelah kedua aparat dari kepolosian dan TNI itu mengklarisifikasi mengenai statusnya di IWS (Informasi Warga Situbondo) yang mengakibatkan kepanikan massif di masyarakat, si pemosting merasa kebingungan dan mencoba mengecek status fbnya di IWS, tetapi sepertinya postingan yang di maksud tersebut telah di hapus oleh admin yang mungkin berkesimpulan postingannya melanggar aturan group. Sang pemosting lalu mencoba mengingat dan meledaklah tawanya yang lumayan keras. Lalu dengan rinci dia menjelaskan pada kedua tamunya, kronologi dan seting kondisi saat status itu di upload, yang intinya sewaktu memergoki seorang perempuan setengah baya terlentang di permukaan sungai, si pemosting awalnya kaget dan mengira itu adalah mayat, setelah di pastikan ternyata perempuan tersebut agak stres dan keadaannya baik-baik saja. Pada situasi itulah ia tergerak untuk menginformasikan lewat postingan fb di IWS, ia berharap ada orang yang kenal dan menjemput perempuan tersebut, dia buru-buru nulisnya dan semakin terperangah saat si perempuan yang di lihatnya tadi mampu meyakinkannya, bahwa dia tidak gila-gila banget dan siap pulang kekeluarganya.

Mendengar cerita kejadian tersebut, mereka bertiga kemudian hampir tertawa bersamaan dan sang intel polsek meminta pada si pemosting untuk segera mengklarisifikasi status fbnya di IWS. Dan saat itu juga si pemosting update status baru yang isinya menginformasikan tidak terjadi insiden apapun, ia juga minta maaf karena telah bikin panik banyak pihak. Anehnya status baru itu pun laku keras hingga memperoleh like/mution 200 lebih dan komen hingga 150an hanya dalam durasi beberapa jam :).

Dari fiksi kemarin itu, sebenarnya banyak hikmah yang bisa kita ambil, diantaranya adalah kita semua Harus teliti dalam membaca setiap informasi, berita, status fb, komen dan lain sebagainya di medsos. Jangan mengambil kesimpulan atau dugaan apa pun sebelum ada konfirmasi dan klarisifikasi mendetail dari pemosting. Terlebih lagi yang berkaitan dengan kriminalitas, hukum, agama dll. Jika pola pikir dan pola sikap kita semakin hati-hati, tidak kagetan, tidak mudah percaya dengan info yang belum jelas, maka untuk selanjutnya kita tidak akan mudah di provokasi oleh siapapun, kapanpun, dimanapun dan tentang apapun.

Postingan : Kusnadi Muja (Anggota Grup FB Info Warga Situbondo)

About Author

Advertisement

Posting Komentar

Silahkan berikan komentar/tanggapan Anda mengenai info ini. semoga bermanfaat. Salam Ceka'e Ate :)

 
Top